Satu Sentuhan Digital untuk Kelestarian Hutan & Kesejahteraan Petani

Integrasi teknologi Web-GIS untuk mengonsolidasikan, memonitor, dan memproyeksikan hasil produksi komoditas agroforestri Jawa Barat secara akurat.

Teknologi Spasial
IPB University

Mengintegrasikan data geospasial real-time untuk memetakan Perhutanan Sosial langsung dari klaster sasar di lapangan.

Tantangan Lapangan

Masalah Fragmentasi Lahan Perhutanan Sosial

Lahan agroforestri yang dikelola masyarakat seringkali tersebar dalam titik-titik kecil yang terpencar, menciptakan kendala besar dalam pemantauan.

Silo Informasi

Data vegetasi hutan terfragmentasi secara fisik, membuatnya sulit dikonsolidasikan dan dipantau secara menyeluruh.

Proyeksi Manual

Estimasi hasil panen komoditas yang tidak akurat menghambat negosiasi potensi serapan dengan pasar makro.

Ancaman Keberlanjutan

Risiko degradasi fungsi hutan terlambat dideteksi karena keterbatasan teknologi pengawasan berbasis fisik jarak jauh.

Solusi Teknologi Hijau

Menghubungkan Data, Melestarikan Alam

Sistem monitoring berbasis digital yang mentransformasikan cara kita mengelola kawasan hutan kemasyarakatan.

Integrasi Data Spasial

Memetakan lahan terfragmentasi di Garut dan Sukabumi langsung ke dalam platform satu dasbor Web-GIS.

Monitoring Keberlanjutan

Menjaga fungsi konservasi hutan lewat algoritma indeks vegetasi digital secara berkala dan otomatis.

Proyeksi Komoditas Non-Kayu
Kopi Khas Garut
Tonase Ceri
🥑 Alpukat Unggulan
Masa Produktif
👑 Durian Musiman
Rantai Pasok
Estimasi Berbasis AI Digital

Sistem memproyeksikan estimasi hasil panen secara berkala, membantu petani merencanakan logistik pasar dengan akurasi yang lebih terukur.

Skala Dampak di Jawa Barat

Implementasi model perhutanan sosial berbasis teknologi digital ini telah mencakup area yang luas secara presisi.

1,382 Ha
Wilayah Garut (Utama)
120 Ha
Wilayah Sukabumi
1.502 Ha
Total Luas Lahan Terpantau