Integrasi teknologi Web-GIS untuk mengonsolidasikan, memonitor, dan memproyeksikan hasil produksi komoditas agroforestri Jawa Barat secara akurat.
Mengintegrasikan data geospasial real-time untuk memetakan Perhutanan Sosial langsung dari klaster sasar di lapangan.
Lahan agroforestri yang dikelola masyarakat seringkali tersebar dalam titik-titik kecil yang terpencar, menciptakan kendala besar dalam pemantauan.
Data vegetasi hutan terfragmentasi secara fisik, membuatnya sulit dikonsolidasikan dan dipantau secara menyeluruh.
Estimasi hasil panen komoditas yang tidak akurat menghambat negosiasi potensi serapan dengan pasar makro.
Risiko degradasi fungsi hutan terlambat dideteksi karena keterbatasan teknologi pengawasan berbasis fisik jarak jauh.
Sistem monitoring berbasis digital yang mentransformasikan cara kita mengelola kawasan hutan kemasyarakatan.
Memetakan lahan terfragmentasi di Garut dan Sukabumi langsung ke dalam platform satu dasbor Web-GIS.
Menjaga fungsi konservasi hutan lewat algoritma indeks vegetasi digital secara berkala dan otomatis.
Sistem memproyeksikan estimasi hasil panen secara berkala, membantu petani merencanakan logistik pasar dengan akurasi yang lebih terukur.
Implementasi model perhutanan sosial berbasis teknologi digital ini telah mencakup area yang luas secara presisi.